Iya. Kelelahan yang kita rasakan karena semua ini bergulir begitu cepat. Kapitalisme tidak hanya mereproduksi modal dalam siklus tanpa akhir, tapi juga memproduksi teknologi yang mendorong siklus itu untuk ber-akselarasi, semakin cepat, semakin tanpa jeda, tapi entah mau ke mana. Kita yang berada di dalamnya, mau tidak mau, harus mengikutinya ritmenya. Dan di tengah kecepatan tanpa tujuan itu, kita juga merasa semakin kehilangan makna.
Iya. Kelelahan yang kita rasakan karena semua ini bergulir begitu cepat. Kapitalisme tidak hanya mereproduksi modal dalam siklus tanpa akhir, tapi juga memproduksi teknologi yang mendorong siklus itu untuk ber-akselarasi, semakin cepat, semakin tanpa jeda, tapi entah mau ke mana. Kita yang berada di dalamnya, mau tidak mau, harus mengikutinya ritmenya. Dan di tengah kecepatan tanpa tujuan itu, kita juga merasa semakin kehilangan makna.
Terimakasih, tulisan yang bagus, setidaknya saya bisa memetakan diri di kehidupan yg lebam telak, maju nabrak, mundur di hakimi massa ini.
Kak bacaan yang sangat menyentuh untuk seseorang yang bekerja di sektor pelayanan...